4 Ciri Ponsel Kena Hack

4 Ciri Ponsel Kena Hack

Ketika ponsel kena hack akibatnya tentu sangat merugikan, apalagi peran ponsel kini begitu besar pada kehidupan setiap orang. Banyak data privasi tersimpan dalam ponsel tersebut, sehingga sering dimanfaatkan orang untuk tujuan yang kurang baik.

Beberapa orang bahkan menjadikan ponsel pintar tersebut sebagai bagian dari hidup, karenanya penting untuk memastikan keamanannya setiap saat. Hanya saja ancaman peretas tentu selalu ada, terutama ketika ponsel tersebut terkoneksi ke internet.

Kebanyakan kasus ponsel kena hack tersebut terjadi karena kelalaian pengguna dalam mengakses internet. Jika tidak ada data penting atau hal – hal privasi pada ponsel tersebut tentu tidak menjadi soal meskipun diretas orang lain.

Misalnya saat ini peran ponsel sudah sangat berpengaruh dalam segala bidang kehidupan, bahkan ada juga orang yang menggantungkan pekerjaan lewat ponsel. Oleh sebab itu menjaga agar kondisinya tetap aman dan terlindungi merupakan langkah paling bijak.

Pertanda Ponsel Kena Hack yang Kerap Tidak Disadari

Kemampuan para peretas kini semakin canggih sehingga bisa saja dalam ponsel Anda sudah disusupi malware tanpa diketahui. Oleh sebab itu penting mengetahui ciri ponsel yang sudah diretas, sehingga langkah – langkah pemulihan bisa Anda terapkan.

  1. Baterai Ponsel Tampak Sangat Boros

Salah satu pertanda yang bisa diketahui ketika ponsel sudah disusupi malware tampak pada aktivitas baterainya. Biasanya ketika baterai ponsel mulai boros padahal aktivitas relative ringan, besar kemungkinan ponsel kena hack.

Pemborosan baterai tersebut terjadi karena malware menyedot banyak baterai untuk melakukan aktivitas di ponsel Anda yang tidak diketahui. Jadi ketika tanda ini muncul di hp Anda, sebaiknya langsung diatasi karena dampaknya bisa membuat hp semakin buruk.

  1. Aplikasi keluar Otomatis Saat Dijalankan

Ciri lain yang juga kerap terjadi pada ponsel ketika sudah dimasuki virus oleh peretas adalah ponsel tersebut sering keluar secara tiba – tiba saat menjalankan aplikasi. Hal ini tentu sangat mengganggu, karena aplikasi tidak bisa digunakan secara maksimal.

BACA JUGA :  Kelebihan Mobil Listrik yang Perlu Anda Ketahui

Ponsel kena hack artinya orang lain sudah mengambil kendali pada smartphone Anda, sehingga kegiatan seperti membuka aplikasi jadi dibatasi. Hal ini bukan karena ponsel Anda yang bermasalah, tetapi sudah tertanam virus yang mengganggu kinerja ponsel tersebut.

  1. Muncul Aplikasi Tidak Dikenal Secara Tiba – Tiba

Jika pada smartphone muncul aplikasi yang tidak Anda kenal atau tidak pernah diinstal sebelumnya, hal tersebut merupakan pertanda ponsel kena hack. Aplikasi tersebut ditanam oleh peretas melalui celah yang tidak Anda ketahui.

Sebaiknya jangan buka aplikasi asing tersebut, melainkan lebih baik langsung dihapus. Karena ketika Anda buka, bisa saja peretas mendapatkan izin untuk mengakses smartphone Anda lebih dalam. Oleh sebab itu, penting untuk mengecek apakah ada aplikasi aneh terinstal atau tidak untuk memastikan keamanannya.

  1. Banyak Iklan Pop yang Mengganggu Aktivitas

Tidak semua peretas melakukan hack pada ponsel tujuannya untuk hal jahat, karena ada juga hacker yang hanya sekadar iseng. Misalnya saja ketika iklan pop up muncul di ponsel, hal tersebut sangat mengganggu kenyamanan para pengguna.

Ketika ponsel kena hack peretas menyusupi banyak iklan pop up, karena mereka mendapatkan penghasilan lewat iklan pop up yang Anda sentuh tersebut. Oleh sebab itu, ketika iklan pop up muncul lebih baik segera dilakukan recovery ponsel agar tidak mengganggu lagi.

Penyebab Ponsel Mudah Diretas Orang Lain

Tentu tidak ada orang yang ingin smartphone diretas, tetapi ancaman tersebut selalu ada terutama di dunia internet. Mustahil rasanya ponsel pintar tidak terkoneksi dengan internet, sehingga risiko terkena peretasan pasti selalu ada.

Untungnya saat ini fitur pengamanan pada ponsel semakin canggih sehingga kemungkinan ponsel kena hack semakin kecil. Teknologi pengamanan smartphone juga sudah dilengkapi fitur anti virus, sehingga dapat mencegah masuknya malware ke smarthphone Anda.

BACA JUGA :  Tips Memilih Laptop Terbaik 2022

Tetapi kelalaian pengguna bisa menjadi penyebab utama malware masuk ke smartphone dan memudahkan para peretas mengambil alih. Salah satu hal yang membuat ponsel mudah diretas adalah kebiasaan Anda mengakses situs – situs illegal.

Situs – situs yang menghadirkan film illegal tidak jarang dimanfaatkan peretas sebagai tempat membenamkan virus. Jadi ketika Anda mendownload film illegal tersebut, malware juga ikut serta terunduh. Oleh sebab itu, kebiasaan mengakses situs illegal perlu dihilangkan demi keamanan ponsel Anda.

Jika Anda terbiasa mengakses situs terlarang seperti judi, pornografi, dan yang lainnya potensi ponsel kena hack juga semakin besar. Jadi jika ingin ponsel tetap aman dan terhindari dari potensi peretasan, kebijakan dalam memanfaatkan ponsel tersebut sangat penting.

Cara Memulihkan Ponsel yang Sudah Kena Hack

Jika langkah pencegahan segera dilakukan, maka malware tersebut tidak membahayakan bagi data dalam ponsel Anda. Penting untuk paham cara memulihkannya secara cepat, agar peretas tidak mencuri data atau memanfaatkannya untuk tujuan buruk.

  1. Masuk ke Pengaturan Pabrik

Salah satu langkah terbaik yang bisa Anda lakukan sendiri untuk mengatasi ponsel kena hack adalah dengan masuk ke menu pengaturan pabrik. Menu ini tersedia di setiap ponsel dan fungsi utamanya adalah untuk memulihkan ponsel ke kondisi awalnya.

Hanya saja perlu diketahui bahwa pengaturan pabrik akan mereset seluruh ponsel, sehingga data yang ada di dalamnya akan hilang. Jadi sebelum Anda mengaktifkan menu tersebut, pastikan bahwa data sudah dibackup sehingga Anda tidak kesulitan nantinya.

  1. Pulihkan HP di Service Center

Jika Anda tidak ingin melakukan pengaturan pabrik tersebut bisa juga memulihkan ponsel kena hack dengan meminta bantuan service center. Jadi Anda cukup membawa ponsel ke service center, lalu minta untuk dipulihkan kembali seperti semula.

BACA JUGA :  Robot Pengganti Manusia ?

Jika tingkat malwarenya tidak terlalu parah, biasanya seluruh data bisa dipulihkan dan ponsel bisa bersih kembali tanpa peretasan. Tetapi jika malware tersebut sudah terlalu parah, mungkin beberapa data tidak bisa dipulihkan, jadi penting untuk mencadangkannya.

  1. Keluarkan Seluruh Akun di Ponsel Tersebut

Saat ponsel kena hack hal yang banyak dikhawatirkan orang adalah privasi dan data – data penting lainnya. Oleh sebab itu, ketika ada indikasi peretasan, lebih baik lakukan logout pada seluruh akun yang terdapat di ponsel Anda.

Lakukan logout pada akun gmail, media social, dan akun – akun lainnya untuk mencegah pencurian data pribadi. Jika sudah logout, maka peretas akan sulit mengambil alih akun Anda, sehingga keamanannya juga tidak perlu lagi dikhawatirkan.

  1. Pulihkan Ponsel Lewat Anti Virus

Jika peretasannya tidak terlalu parah, terkadang pemulihannya bisa dengan menggunakan anti virus saja, dan fitur ini umumnya sudah tersedia di ponsel. Jadi Anda tinggal melakukan update pada anti virus yang terdapat pada ponsel, sehingga bisa dibersihkan dengan mudah.

Atau Anda juga bisa menggunakan aplikasi anti virus yang kualitasnya terjamin serta sudah terpercaya. Hindari menggunakan aplikasi anti virus sembarangan, karena bisa saja anti virus tersebut menjadi celah masuknya malware ke dalam ponsel.

Umumnya jika Anda tidak sembarangan menggunakan ponsel keamanannya pasti terlindungi. Ponsel kena hack seringkali akibat dari kelalaian, jadi usahakan untuk tidak ceroboh mengakses situs.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.