Ilustrasi Pulau Sumatra versi satelit Google

BERBICARA tentang Sumatra tak hanya mencakup daratan utama yang memiliki luas sekitar 443.065,8 Km2 semata. Namun, berbicara tentang Sumatra juga sepatutnya mencantumkan ribuan pulau yang bernaung di dalamnya.

Dari hasil penelusuran SumateraPost.com diketahui, Sumatra memiliki 3.665 pulau yang tersebar dari Aceh hingga Kepulauan Riau. Pulau-pulau itu berjejer mulai dari Selat Malaka, Selat Sunda dan juga Samudera Hindia bahkan juga hingga Laut China Selatan. Ribuan pulau itu ada yang masih kosong, tapi juga tak sedikit yang sudah berpenghuni.

Berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) diketahui jumlah pulau terbanyak di Sumatera berada di Kepulauan Riau, yang mencapai 1.994 pulau. Ini merupakan jumlah separuh pulau-pulau yang ada di Sumatra.

Sementara pulau terbanyak kedua berada di Bangka Belitung yang jumlahnya mencapai 556 pulau, atau sekitar 15 persen dari total keseluruhan pulau yang ada di Sumatra. Selanjutnya disusul oleh Aceh dengan jumlah pulau mencapai 331, atau sekitar 9 persen dari total pulau Sumatera.

Kepulauan Natuna yang berada di wilayah administratif Provinsi Kepulauan Riau merupakan satu gugus pulau di Sumatra, yang kian terkenal lantaran konflik Laut China Selatan. Konflik ini melibatkan Tiongkok yang pada beberapa waktu lalu disebut melanggar tapal batas wilayah laut perairan Indonesia, dan mengklaim bahwa Kepulauan Natuna adalah wilayah mereka.

Klaim sepihak ini tentu saja memiliki latar belakang kuat oleh negara Naga Merah tersebut. Selain potensi sumber daya alam kelautan seperti ikan dan biota laut lainnya, di kawasan ini juga terkandung 11 miliar barel minyak yang belum dimanfaatkan. Selain itu, di kawasan ini juga terdapat 190 trilion kaki kubik cadangan gas alam.

Selain penting secara ekonomi, Kepulauan Natuna yang berada di Laut China Selatan juga penting bagi kebebasan perdagangan dan navigasi serta geopolitik negara-negara di sekitar wilayah.

Berbagai alasan itulah yang membuat Kepulauan Natuna bersama-sama Kepulauan Spratly, Kepulauan Paracel, Pratas, dan Gugus Karang Scarborough terus menjadi rebutan antara Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, Filipina, Taiwan, Vietnam dan tentu saja Tiongkok.

Selain Kepulauan Natuna, Sumatra juga memiliki ribuan pulau lain yang tentunya memiliki peran penting bagi daerah masing-masing. Pulau Weh di Aceh, misalnya. Pulau yang lebih umum dikenal dengan sebutan Sabang itu memiliki pariwisata bahari nan memukau. Pulau ini juga sudah dikenal oleh wisatawan mancanegara dan kerap disinggahi oleh kapal pesiar asing dalam beberapa tahun terakhir.

Pulau Weh merupakan pulau vulkanik kecil yang terletak di barat laut Pulau Sumatra. Pulau itu di masa lalu pernah terhubung dengan daratan utama, tetapi kemudian terpisah lantaran meletusnya gunung berapi terakhir pada zaman Pleistosen.

Baca: Puluhan Paku Bumi Sumatera

Pulau ini terbentang sepanjang 15 Kilometer atau setara 10 mil di ujung paling utara dari Sumatra. Luasnya hanya sekitar 120,7 Km2 dan memiliki banyak pegunungan. Puncak tertinggi di Pulau Weh adalah gunung berapi fumarolik yang ketinggiannya mencapai 617 meter atau 2.024 kaki.

Di wilayah administratif pemerintahan Kota Sabang, juga terdapat Pulau Klah yang letaknya berdekatan dengan Ujung Seukundo. Pulau ini juga berada tidak jauh dari Pelabuhan CT-3 Sabang yang dikelola oleh BPKS.

Selain itu, di Sabang juga terdapat pulau lainnya yang jaraknya tidak begitu jauh dari Pulau Weh. Pulau-pulau itu dinamakan Pulau Rubiah dan Pulau Seulak. Ada juga Pulau Rondo yang berada di Laut Andaman sekaligus berbatasan langsung dengan Pulau Nikobar, India.


Kapal nelayan berlayar di Selat Malaka dengan latar Pulau Weh | Foto: Sumaterapost.com/Boy Nashruddin Agus

Di ujung barat Sumatra atau sekitar 14,06 mil dari Pulau Weh, juga terdapat gugusan Pulo Aceh yang pernah diperebutkan masa penjajahan Belanda. Namanya Pulau Breuh. Di pulau ini terdapat salah satu mercusuar yang pernah dibangun oleh Belanda, William Toren.

Pulau Breuh berada pada titik koordinat 5°42′0″LU,95°4′0″BT.

Di dekatnya juga terdapat pulau-pulau lain yang melengkapi gugus kepulauan di sana yang sambung menyambung hingga daratan Sumatra. Pulau-pulau itu adalah Pulau Nasi, Pulau Teunom, Pulau Deudap, Pulau Geupon, Pulau Batee, Pulau Bunta, Pulau Rusa, dan juga Pulau Tuan.

Berikut beberapa pulau di Sumatra yang dirangkum secara sederhana oleh SumateraPost.com:

Pulau Babi

Pulau ini berada di Samudera Hindia, di sebelah Barat Pulau Sumatra. Pulau tersebut terletak tak jauh dari Pulau Tuangku, atau di sebelah tenggara Pulau Simeulue dan di sebelah selatan Pulau Lasia.

Secara geografis, Pulau Babi terletak di titik koordinat 2°5′0″LU,96°38′0″BT. Pulau ini termasuk dalam wilayah Kabupaten Simeulue.

Pulau Bangkaru

Pulau ini masuk dalam gugusan Kepulauan Banyak, Provinsi Aceh, yang berada di Samudera Hindia. Pulau ini dapat ditempuh sekitar lima jam menggunakan perahu motor dari Singkil atau kurang dari satu jam dari Pulau Banyak.

Pulau Banggala

Pulau ini juga dikenal dengan sebutan Pulau Batee Lhee Blah. Dianya berada di Samudera Hindia, tepatnya antara Teluk Benggala di barat laut dan Laut Andaman di utara dan berbatasan dengan negara India.

Pulau ini merupakan daratan yang terletak paling barat dalam wilayah Indonesia, dan termasuk dalam wilayah administrasi Kabupaten Aceh Besar, Aceh.

Pulau ini berada di sebelah barat laut dari pulau Breueh dengan koordinat 5° 47′ 34″ LU, 94° 58′ 21″ BT dan berada di sebelah barat Pulau Weh.

Di Aceh juga terdapat beberapa pulau lain yang melengkapi peta geografis wilayah setempat. Pulau-pulau itu adalah Pulau Gajah, Pulau Kayee, Pulau Lasia, Pulau Nasi, Pulau Panyang, Pulau Pasi, Pulau Peunasue, Pulau Penasi, Pulau Raya, Pulau Reusam, Pulau Rondo, dan Pulau Rusa.

Kemudian Pulau Salaut Besar, Pulau Sembilan, Pulau Seumut, Pulau Simeulue, Pulau Simeulue Cut, Pulau Tapah, Pulau Trumon, Pulau Tuangku, dan Pulau Tulo.

Selain pulau-pulau tersebut, terdapat beberapa daratan-daratan kecil yang pernah ada di kawasan Aceh dan Pulau Sumatra. Namun daratan-daratan itu kemudian tenggelam pascatsunami meluluhlantakkan kawasan pada 26 Desember 2004 lalu.


Kapal nelayan melaut dengan latar gugusan Pulau Bunta dan Pulo Aceh di Aceh Besar | Foto: Sumaterapost.com/Boy Nashruddin Agus

Di Sumatera Utara juga terdapat pulau-pulau kecil dan besar yang dihuni oleh manusia. Ada juga pulau-pulau kosong yang ada di sana. Pulau-pulau itu antara lain Pulau Bojo, Pulau Hinako, Pulau Musala, Pulau Nias, Pulau Pangururan, Pulau Pini, Pulau Tanabala, Pulau Tanahmasa, Pulau Telo, Pulau Samosir, Pulau Berhala, Pulau Pandang, Pulau Salahnama, dan Pulau Situngkus.

Selanjutnya deretan pulau di Sumatera Barat seperti Pulau Karangmanjat, Pulau Masokut, Pulau Pagai Selatan, Pulau Pagai Utara, Pulau Sandin, Pulau Siberut, Pulau Siduamata, Pulau Tinopo, dan Pulau Angso Duo.

Di Sumatera Barat juga terdapat Pulau Pisang Ketek, dan Pulau Pandang.

Tak berhenti di sana, di Provinsi Riau juga terdapat beberapa pulau yang melengkapi kawasan. Di antara Pulau Alang Besar, Pulau Basu, Pulau Bengkalis, Pulau Batu Mandi, Pulau Burung, Pulau Kundur, Pulau Kijang, Pulau Padang, Pulau Panjang, Pulau Penjalai, Pulau Rangsang, dan Pulau Rupat.

Baca: Orang-orang Sumatera Dari Gayo Hingga Gaib

Di Riau juga terdapat Pulau Jemur, Pulau Tebing Tinggi, Pulau Tiga, Pulau Topang, Pulau Nyiur, Pulau Merbau, Pulau Mendol, Pulau Mas, Pulau Sinaboi, serta Pulau Semakau.

Jambi juga memiliki pulau Berhal. Kemudian Sumatera Selatan terdapat Pulau Kemaro dan Pulau Maspari.

Di Bengkulu terdapat Pulau Enggano, Pulau Mega, Pulau Merbau Bengkulu, Pulau Satu, Pulau Dua, Pulau Bangkai, Pulau Dua Satu, Pulau Tapak Bali, Pulau Arifin, dan Pulau Tikus Bengkulu.

Lampung yang berada di penghujung lain Pulau Sumatra juga dilengkapi dengan beberapa pulau ternama. Antara lain Pulau Anak Krakatau, Pulau Batu Kauseng, Pulau Batu Kecil, Pulau Batu Legundi, Pulau Batu Legundi Balak, Pulau Batu Merah, Pulau Batu Kerbau, Pulau Batu Mandi dan Pulau Batu Mandi Bakauheni.

Selanjutnya ada Pulau Legundi, Pulau Panjang, Pulau Pasaran, Pulau Rakata, Pulau Rakata Kecil, Pulau Sebesi, Pulau Sebuku, Pulau Sertung, Pulau Tabuan, Pulau Kelagian, dan Pulau Kiluan. Semua pulau ini juga masuk wilayah administratif Lampung.

Lebih lanjut di Kepualuan Bangka Belitung terdapat Pulau Aur, Pulau Babi Bangka Belitung, Pulau Bakau, Pulau Bangka, Pulau Belitung, Pulau Gersik, Pulau Kalangbau, Pulau Kelemar, Pulau Kuil, Pulau Lapar, dan Pulau Nasik.

Di Bangka Belitung juga terdapat Pulau Panjang, Pulau Pongok, Pulau Semujur, Pulau Tujuh, Pulau Nangka, Pulau Ketawai, Pulau Gusung Asam, Pulau Mendanau, Pulau Memperak, Pulau Buku Limau, Pulau Nado, dan Pulau Lengkuas.

Lihat juga: Satwa Endemik Sumatera

Seperti yang disebutkan sebelumnya, Kepualauan Riau merupakan wilayah Sumatra yang paling banyak terdiri dari pulau-pulau kecil. Pulau-pulau itu antara lain Kepulauan Anambas, Kepulauan Badas, Kepulauan Karimun, Kepulauan Lingga, Kepulauan Natuna, Kepulauan Natuna Besar, Kepulauan Natuna Selatan, Kepulauan Riau, Kepulauan Tambelan, Pulau Abang Besar, Pulau Abang, Pulau Bakong atau Pulau Bakung, Pulau Basing, Pulau Batam, Pulau Batang, Pulau Batu Berhanti, Pulau Bawah, Pulau Bayan, Pulau Belakang Padang, Pulau Belat, Pulau Benuwa atau Pulau Benua, Pulau Bintan, Pulau Buaya, Pulau Bugi, Pulau Bulan, Pulau Bunguran, dan Pulau Buru.

Kemudian Pulau Combol, Pulau Damar, Pulau Dedap, Pulau Dendun, Pulau Dompak, Pulau Galang, Pulau Gin Besar, Pulau Gin Kecil, Pulau Iyu Kecil, Pulau Jemaja, Pulau Karimun Kecil atau Pulau Anak Karimun, Pulau Karimun, Pulau Kelapa Jernih, Pulau Kepala, Pulau Kundur, Pulau Lagong, Pulau Lalang, Pulau Laut, Pulau Lingga, Pulau Los, Pulau Mangkai, Pulau Mapor, Pulau Matak, Pulau Mendarik, Pulau Mengkait, Pulau Mesawak, dan Pulau Midai.

Di Kepulauan Riau juga terdapat Pulau Mubur, Pulau Mubut, Pulau Murih, Pulau Nanas, Pulau Nguan, Pulau Nipa atau Pulau Nipah, Pulau Nongsa, Pulau Numbing, Pulau Paku, Pulau Panjang, dan Pulau Papan.

Selanjutnya Pulau Parit, Pulau Pejantan, Pulau Pelampong, Pulau Pemping, Pulau Pengalap, Pulau Pengibu, Pulau Pengujan, Pulau Penuba, Pulau Penyabung, Pulau Penyengat, Pulau Petong, Pulau Pinang Seribu, Pulau Posik, Pulau Propos, Pulau Raiba, Pulau Rempang, dan Pulau Sambu.

Kepulauan Riau juga terdiri dari Pulau Sebangka, Pulau Sebetul, Pulau Sekatung, Pulau Semakau, Pulau Semiun, Pulau Sentut, Pulau Senua, Pulau Sepintu, Pulau Serak, Pulau Serasa, Pulau Siantan, dan Pulau Singkep.

Kemudian Pulau Sore, Pulau Subi Besar, Pulau Subi Kecil, Pulau Subi, Pulau Tambelan Besar, Pulau Tarempa atau Pulau Tarempah, Pulau Temiyang atau Pulau Temiang, Pulau Terkulai, Pulau Timau, Pulau Tokong Belayar, Pulau Tokong Iyu, Pulau Tokong Malang Biru, Pulau Tokong Nanas, Pulau Tokong Piramida, Pulau Tokongboro, serta Pulau Uwi juga tercatat berada di Kepulauan Riau.

Keseluruhan pulau-pulau ini belum mencakup ribuan pulau yang ada di Sumatra. Kebanyakan dari pulau-pulau yang ada di wilayah tersebut masih belum bernama dan juga berpenghuni, sehingga menyulitkan untuk pendataan. Diharapkan, pemerintah dapat menerbitkan daftar lengkap nama ribuan pulau yang ada di Sumatra guna kepentingan pendidikan geografis anak negeri di masa mendatang, sekaligus melengkapi daftar pulau-pulau di Sumatra yang dirangkum dari berbagai sumber ini.[]