Ternyata, pemain bisa curang saat adu catur di Chess.com. Banyak gamer membahasnya di forum, termasuk modus meniru langkah bot.

Sejak polemik yang terjadi antara Dewa Kipas dengan GothamChess, pandangan publik tertuju kepada sistem yang dibuat oleh situs catur daring tersebut. Hukuman blokir yang diterima oleh Dewa Kipas alias Dadang Subur, terdeteksi oleh Chess.com sebagai sebuah kecurangan.

Banyak pertanyaan yang keluar di internet mengenai bagaimana sistem atau algoritma dari Chess.com menilai sebuah pertandingan. Kemudian bagaimana cara pemain agar dapat melakukan kecurangan di situs tersebut?

Dihimpun detikINET dari berbagai forum game, Kamis (18/3/2021) banyak gamer yang berpendapat, untuk melakukan kecurangan setidaknya ada salah satu yang sering terjadi dan dilakukan yakni menggunakan mesin bot atau aplikasi tambahan.

Aplikasi tambahan ini berguna untuk memberikan petunjuk langkah terbaik ketika pemain sedang bertanding. Prosesnya yakni dengan menyamakan langkah bermain di Chess.com ke aplikasi tambahan tersebut.

Nantinya, aplikasi ini bisa memberikan petunjuk langkah yang sebaiknya pemain ambil dan mengetahui apa tujuan dari pergerakan lawan.

Untuk dapat melakukan kecurangan ini, pemain harus menggunakan dua perangkat. Perangkat di sini bisa menggunakan HP kedua atau PC dan cukup unduh aplikasi catur lawan bot di perangkat tersebut.

“Tidak ada peretasan untuk mengubah waktu, atau cara bidak bergerak. Namun orang dapat menipu dengan mengikuti pergerakan yang diberikan oleh komputer dan mengikuti pergerakan yang disarankan mesin,” tulis ZibbitVideos.

Secara sederhana dapat dikatakan, gamer yang curang menduplikasi langkah bot dari perangkat kedua, untuk melawan pemain sesungguhnya di perangkat utama. Cara curang lain juga dibahas di beberapa forum online.

Banyak gamer yang berpendapat kalau kecurangan yang kadang terjadi tidak hanya penggunaan mesin bot, tetapi menggunakan perangkat lunak untuk membuat jaringan menjadi buruk ketika bermain, ada lagi software yang membantu memberikan langkah terbaik.

“Untuk peretasan memang ada dan tidak hanya terjadi di Chess.com. Ada perangkat lunak yang dapat menyebabkan koneksi jaringan yang buruk. Selain itu memang ada perangkat lunak yang menyarankan gerakan catur terbaik,” tulis Jakeloans.

Namun kecurangan di Chess.com biasanya sering terjadi di level rendah. Jarang terjadi kecurangan tersebut di level yang tinggi. Walaupun masih ada beberapa yang melakukannya.

“Anda mungkin akan menemukan kecurangan di level yang lebih rendah. Saya memperhatikan kecurangan yang paling sering terjadi seperti di level 1.000 hingga 1.400,” tulis LankeNet.

Untungnya, Chess.com sudah waspada betul dengan taktik ini. Danny Rensch, Chief Operating Officer (COO) Chess.com mengatakan pihaknya memiliki sistem pendeteksi kecurangan. Mereka memiliki algoritma untuk mendeteksi langkah pemain itu dari dibantu sendiri, atau dibantu bot baik secara langsung ataupun tidak langsung.

Kesimpulannya adalah, jangan meniru langkah bot, baik disengaja ataupun tidak. Jangan pula menduplikasi langkah dari komputer, untuk dipakai melawan manusia. Jika nekat melakukan itu, Chess.com akan menilai Anda berbuat curang dan akun akan ditutup.

“Kami secara legal siap pergi ke pengadilan dengan setiap penutupan yang kami lakukan,” katanya, dikutip detikINET dari Wired. sumber: detik.com