Peringatan Haornas Aceh di Kantor Dispora, Rabu, 9 September 2020 | Foto: Istimewa

PERINGATAN Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke 37 yang jatuh pada Rabu, 9 September 2020 digelar secara sederhana dan sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Dalam peringatan tersebut, Dispora Aceh turut memberikan penghargaan kepada sejumlah atlet.

“Mereka yang menerima penghargaan atlet, pelaku serta semua stakeholder olahraga. Kita hanya mengundang beberapa orang saja untuk menerima penghargaan secara simbolis,” ujar Kepala Dispora Aceh Dedy Yuswadi.

Dia menyebutkan peringatan secara nasional berlangsung secara virtual dan diikuti oleh gubernur seluruh Indonesia pada Rabu sekitar pukul 19.00 WIB.

Dedy mengatakan ada 56 olahragawan yang terdiri dari atlet, pelatih, wasit, instruktur olahraga, dan lembaga yang peduli olahraga di Tanah Rencong. Sebanyak 17 atlet yang menerima penghargaan pada Haornas kali ini seperti Lismarita dan Maisarah dari cabang olahraga Kempo. Kemudian Irsalina, Silfani Ramadhan, Feberlina Nduru, dan Wanda Ardiansyah dari cabor Muaythai.

Lalu Surahmat dan Nurul Akmal dari Angkat Besi, Ade Andriantos dari Panjat Tebing, Erwan Tona dari Anggar, Fuad Ramadhan dan Rahmad Faisal cabor Atletik, M Rafliansyah Fitrah Darmawan dari cabor Renang, Misran, Muhammad Diva Saputra cabor Pencak Silat, Siti Fadhillah dari cabor Tenis Meja, serta Emil Muslim dari cabor Tolak Peluru.

Sementara untuk katergori pelatih yan menerima penghargaan adalah Edi Saputra, Zulfikar (Kempo), Syarwan Saleh dan Adi Mulya (Muaythai), Tita Supita (Panjat Tebing), Sufyan, Aldino Perdana Syananta, Syafrizal dan Dounna Asyura (Anggar), serta Ody Irawan (Atletik).

Untuk Instruktur yang menerima penghargaan adalah Afifuffin Basyah (Master Senam Elektromagnetik Tubuh Jiwa Raga Aceh), Hj Marliah Usman dan Pirak Sibayak Kataren (Senam kebugaran dan kesehatan).

Penghargaan kali ini juga diberikan kepada guru atau dosen bidang olahraga, wasit, pembina olahraga, dan penggerak olahraga.

Penghargaan juga diberikan kepada Yayasan Getsampena dan Unsyiah, dan wartawan Olahraga.[]