Lionel Messi | Foto: en.as.com

KABAR Lionel Messi bakal hengkang dari Barcelona kian menguat. Legenda hidup sepak bola yang memperkuat Barca itu disebut-sebut telah buka suara.

Pemain bernomor punggung 10 itu menyatakan ingin meninggalkan Camp Nou pada Selasa, 25 Agustus 2020, kemarin melalui sepucuk surat. Penyerang berusia 33 tahun itu dikatakan mantap hengkang dari Barcelona dengan status bebas transfer.

Pernyataan La Pulga, julukan Messi, yang mengutarakan niat untuk mundur dari Barca pertama kali dipubliskasi oleh La Nacion.

“Saya sudah mengambil keputusan bersama Antonella (istri Messi) untuk meninggalkan Barcelona. Ini menyakiti jiwa saya, tapi itu kenyataannya. Siklus sudah berakhir,” kata Messi seperti dilansir Football Espana.

Meskipun demikian, belum ada pernyataan resmi dari pihak Messi terkait keputusan meninggalkan klub yang dibelanya sejak lama tersebut. Di sisi lain, Barcelona pun berusaha keras mempertahankan Messi di klub itu.

“Kami tidak mempertimbangkan kepergian Messi karena kami ingin dia bertahan. Kami berencana membangun masa depan bersama pemain terbaik di dunia,” ujar Direktur Olahraga Barcelona, Ramon Planes.

Sikap lebih tegas diperlihatkan oleh suporter Barcelona yang menginginkan Messi bertahan di klub Catalan tersebut. Mereka bahkan menuntut Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu untuk mengundurkan diri lantaran hal itu.

Para pendukung pun berunjuk rasa untuk mempertahankan Messi di Barcelona. Demonstrasi yang awalnya berlangsung damai itu belakangan ricuh setelah sejumlah suporter berusaha masuk ke kantor Barcelona.

Petugas keamanan yang menjaga stadion Camp Nou tidak kuasa menghentikan aksi para suporter tersebut. Mereka terpaksa memanggil pihak kepolisian guna “menghalau” suporter keluar dari kantor manajemen Barcelona.

Selain menuntut Messi bertahan di klub, para suporter juga mendesak Josep Mario Bartomeu mengundurkan diri. Presiden Barcelona itu dinilai telah gagal memimpin klub rival Real Madrid tersebut. Hal paling memalukan adalah Barcelona menderita kekalahan telak saat melawan Bayern Muenchen di Liga Champion, dengan skor akhir 2-8.

Pendapat lain disampaikan legenda Barcelona, Rivaldo. Dia memaklumi keinginan Messi untuk pergi dari Barcelona. Sikap sang bintang tersebut, menurut Rivaldo, tidak mungkin dapat dibendung oleh Blaugrana.

“Tentu bakal jadi drama bagi Barcelona kehilangan bintang terbesar tanpa menerima apapun. Jadi mungkin bukan solusi buruk untuk menjual Messi dengan harga bagus di waktu yang tepat,” tutur Rivaldo seperti dikutip dari AS.

Messi memulai debut di tim utama Barcelona pada 2004 lalu. Dia kemudian menjelma menjadi salah satu pemain terbaik sepanjang sejarah sepak bola dunia. Keberadaan Messi telah membuat Blaugrana nyaris memenangkan seluruh kompetisi sepak bola. Ada 34 gelar yang telah dipersembahkan pemain asal Argentina itu untuk Barcelona sejauh ini.

Kabar kepergian Messi dari Barcelona justru mendapat sambutan hangat dari sejumlah klub sepak bola. Manchester City yang pernah menggoda Messi kembali beraksi dengan menghapus nomor punggung 10 dari timnya saat ini.

Sebelumnya, tiga tahun lalu, The Citizens juga pernah menawarkan Messi bermain di Premier League bersama tim tersebut. Namun, upaya itu pernah gagal.

Saat itu Messi menolak tawaran Manchester City dan lebih memilih bertahan di Barcelona. Kondisi ini jelas berbeda dengan situasi terakhir di Camp Nou. Bisa saja La Pulga tergiur bergabung dengan Etihad lalu bermain sepak bola bersama sahabatnya, Sergio Aguero.

Tak hanya Manchester City yang berniat mengontrak Messi. Sampdoria pun mengaku tertarik memboyong Messi ke Italia.

Pandemi virus corona (Covid-19) diduga menjadi polemik klausul kontrak pelepasan Lionel Messi dari Barcelona. Dalam klausul itu disebutkan Messi berhak pindah dengan status bebas transfer pada Juni 2020.

Messi terakhir kali memperpanjang kontrak pada 2017 lalu. Dalam perpanjangan kotrak itu, masa kerja sama Messi di Barcelona baru berakhir pada 30 Juni 2021. Namun, Messi disebut-sebut ingin segera meninggalkan Barcelona, seperti dilansir CNN Indonesia.

Sikapnya itu berlandaskan pada klausul kontrak yang menyebutkan Messi berhak meninggalkan Barcelona di akhir musim 2019/2020. Berpegang pada kontrak itulah yang membuat Messi kemudian mengirim pemberitahuan ingin meninggalkan Barcelona via layanan pesan Burofax pada 20 Agustus 2020 kemarin.[]