Kapal Lanal TNI AL dan Kapal Patroli Bea Cukai memeriksa kapal La Datcha yang masuk tanpa izin dan diduga melanggar UU Pelayaran | Foto: Humas Polda Aceh

APARAT keamanan di Aceh diminta untuk terus mengawasi aktivitas kapal milik miliarder Rusia Oleg Tinkov, La Datcha George Town, yang masuk teritori Indonesia tanpa izin. Awak kapal pesiar yang datang dari Maladewa menuju Singapura tersebut kini kini menjalani isolasi, setelah ditangkap aparat gabungan di kawasan perairan Pulau Rusa, Aceh Besar, Senin, 8 Januari 2021.

“Terus awasi kapal asing Rusia yang kini diisolasi agar tak melakukan hal-hal dilarang sesuai ketentuan hukum Indonesia,” ujar Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, La Nyalla dalam siaran pers, Selasa, 9 Februari 2021 kemarin. (Baca: Kapal La Datcha Ketahuan Masuk Pulau Rusa Setelah Lego Jangkar Hampir Sepekan)

Ketua DPD RI La Nyalla | Dok DPD

Dia juga meminta aparat keamanan untuk lakukan penegakan hukum terhadap kru kapal pesiar La Datcha. Seperti diketahui, kapal pesiar berbendera Cayman Island tersebut mengangkut sembilan warga Inggris, empat warga Belanda, satu warga Spanyol, satu warga Filipina, satu warga Jerman, satu warga Kanada dan satu warga Belarusia. Kapten kapal La Datcha, Alexander Baronjan, merupakan warga Jerman.

Kapal La Datcha melanggar batas teritori wilayah Indonesia sejak 4 Februari 2021. Mereka sempat lego jangkar di kawasan perairan Pulau Rusa, sebelum akhirnya ditahan petugas gabungan pada Senin, 8 Februari 2021 kemarin.

Selain masuk tanpa izin, kapal pesiar yang sejatinya dilengkapi unit helikopter dan kapal selam tersebut juga tidak menghidupkan Automatic Identification System (AIS) serta tidak menjawab panggilan radio. (Baca: Bukan Yacht Biasa, La Datcha juga Punya Unit Kapal Selam dan Dua Helikopter)

Tak hanya itu, kapal asing tersebut juga tidak mengibarkan bendera Merah Putih selama berada di perairan Indonesia, dan tidak menaikkan bola-bola hitam sebagai tanda apabila kapal tersebut dalam keadaan rusak.

Nahkoda kapal La Datcha, Alexander Baronjan mengaku selama di perairan Pulau Rusa, mereka hanya menikmati wisata dan snorkeling untuk melihat keindahan taman laut. (Baca: Mengenal Pulau Rusa Tempat Sandar Kapal Pesiar La Datcha)

“Lakukan penegakan hukum bagi orang asing yang melanggar UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian,” pinta La Nyalla.[]