Ilustrasi pengungsi Rohingya tahun 2015 | Foto: Asiapics

SEBANYAK 280 warga Rohingya yang selama ini ditampung di Aceh, pergi dalam beberapa bulan terakhir. Dari total 400 pengungsi asal Myanmar yang tercatat sejak Juni hingga September 2020, kini hanya tersisa 111 orang saja.

Laporan ini disampaikan Badan Pengungsi PBB atau UNHCR kepada awak media, Senin, 9 Februari 2021. Menurut UNHCR, sebagian pengungsi Rohingya yang pergi tersebut memiliki hubungan kekerabatan dengan keluarga di Malaysia. Diduga kepergian mereka dari Aceh untuk menuju negara jiran tersebut.

“Pengungsi seringkali menempuh jalur ireguler dan jalur berisiko karena tidak adanya pilihan jalur yang sesuai hukum bagi mereka untuk mencari keselamatan dan bersatu dengan keluarganya,” bunyi rilis UNHCR.

Lebih lanjut, UNHCR berharap negara-negara di kawasan Asia Tenggara dapat mengekspansi akses jalur sesuai hukum, termasuk melalui pernyataan keluarga, skema mobilitas pendidikan dan tenaga kerja. “Hal ini akan membantu membatasi perpidanaan iregular di kawasan, mencegah pelanggaran HAM yang lebih lanjut serta hilangnya nyawa manusia,” kata UNHCR.[]