NAMA resmi Universitas Syiah Kuala yang biasa disingkat Unsyiah kini berganti menjadi USK sejak 1 Januari 2021. Pergantian itu menyusul perubahan status Universitas Syiah Kuala dalam proposal peningkatan status perguruan tinggi, dari Perguruan Tinggi Negeri-Badan Layanan Umum (PTN-BLU) menjadi Perguruan Tinggi Negeri-Badan Hukum (PTN-BH). 

“Berdasarkan statuta Universitas Syiah Kuala Nomor 99 Tahun 2016, sebutan Universitas Syiah Kuala disingkat menjadi Unsyiah. Namun saat ini sebutan nama tersebut telah berubah,” kata Rektor USK, Prof Dr Samsul Rizal, M.Eng, Selasa, 5 Januari 2021.

Proposal perubahan tersebut saat ini sedang dalam proses pengesahan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. 

“Karena masalah, datangnya mulai tanggal 1 Januari 2021 singkatan Unsyiah berubah menjadi USK,” ucap Rektor Samsul Rizal.

Belum diketahui penyebab pasti perubahan nama Universitas Syiah Kuala dari Unsyiah menjadi USK tersebut. Namun, beberapa tahun lalu polemik penggunaan nama “Syiah” pada salah satu universitas jantong hatee rakyat Aceh itu sempat mencuat ke permukaan. Beberapa pihak menuding penggunaan nama “Syiah” cenderung identik dengan aliran kepercayaan yang dianut Republik Islam Iran.

Pun demikian, banyak pula yang menentang keterkaitan nama Syiah pada Universitas Syiah Kuala atau USK itu mengakomodir Syiah-nya Iran. Beberapa pakar sejarah dalam kurun waktu perdebatan tersebut pernah mengatakan bahwa Syiah pada kata Syiah Kuala lebih cenderung mengadopsi julukan nama Syekh Abdurrauf, salah satu ulama terkemuka Aceh era kesultanan. Syiah sendiri cenderung berasal dari kata Syekh yang berarti ulama besar.

Pun begitu, Rektor berharap dengan sebutan USK, maka semua unsur kata pada nama Universitas Syiah Kuala terwakili. Hal inilah yang kemudian menjadi pertimbangan Universitas Syiah Kuala untuk mengganti sebutannya.

Samsul Rizal mengatakan perubahan seperti ini juga pernah dilakukan oleh beberapa perguruan tinggi di Indonesia. Dia mencontohkan, Universitas Brawijaya yang sebelumnya bernama Unibraw kemudian menjadi UB. Lalu Universitas Lambung Mangkurat yang sebelumnya adalah Unlam, tetapi sekarang menjadi ULM. 

Terkait perubahan sebutan ini, Rektor mengajak seluruh elemen masyarakat termasuk media, untuk mulai menggunakan sebutan Universitas Syiah Kuala menjadi USK.[]