IS, 24 tahun, warga Muara Satu Lhokseumawe terpaksa berurusan dengan polisi pada Jumat, 21 Januari 2021. Pasalnya dia disangkakan telah melakukan tindak pidana pencurian besi di gardu induk PLN, di Desa Meuria Paloh, Muara Satu.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto SIK MH dalam konferensi pers di Mapolres Lhokseumawe, Senin, 25 Januari 2021 mengatakan, IS ditangkap berdasarkan Laporan Polisi: LP/03/I/2021/Aceh/Res Lsmw/Sek Muara Satu.

Selain membekuk tersangka, sebut Kapolres, polisi juga mengamankan barang bukti berupa tiga batang besi bulat panjang 5 meter dan satu besi segitiga tempat dudukan.

Kapolres mengatakan tersangka IS masuk ke Area PLN Gardu Induk Arun di Desa Muria Paloh Kecamatan, Muara Satu, Kota Lhokseumawe dengan cara merayap masuk ke dalam saluran air pada Selasa, 12 Januari 2021 sekitar pukul 06.30 WIB.

Tersangka kemudian melempar besi tersebut satu persatu melewati pagar untuk dibawa ke rumah tersangka menggunakan becak. Aksi tersangka dilihat oleh masyarakat yang kemudian melaporkannya ke polisi.

Berkar informasi tersebut, polisi lantas mendatangi rumah IS untuk menangkap tersangka. Dari hasil pengembangan penyelidikan, polisi turut menyita barang bukti yang disembunyikan IS di semak-semak, sekitar rumah tersangka.

Atas perbuatannya, IS dijerat dengan Pasal 363 Ayat 1 Ke 5e Jo Pasal 362 KUHPidana. “Ancaman hukuman paling lama 9 tahun penjara,” pungkas Kapolres.[]