SEORANG petani Gampong Matang Lada, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, Musliadi (30) tanpa sengaja menemukan benda yang diduga bom rakitan saat menggali tanah untuk menanam tunas kelapa di belakang rumahnya, Selasa, 26 Januari 2021 sekitar pukul 20.00 WIB. Dia lantas mengambil benda tersebut dan menyerahkannya kepada Miftahuddin (28) selaku Kepala Dusun.

“Saksi (Musliadi) saat itu sedang menggali tanah untuk menanam pohon kelapa di belakang rumahnya, saat menggali cangkul yang digunakan mengenai sebuah besi,” ujar Kapolres Aceh Utara, AKBP Tri Hadiyanto melalui Kapolsek Seunuddon, Iptu M Jamil, Rabu, 27 Januari 2021.

Dia mengatakan, bom rakitan itu diduga merupakan peninggalan masa konflik.

Saksi bersama kepala dusun setempat lantas memberitahukan temuan itu kepada Keuchik Gampong Matang Lada, M Nasir.

“Mereka pun sepakat menjauhi benda itu hingga polisi tiba ke lokasi, bom rakitan diletakkan di lapangan bola kaki gampong setempat,” jelasnya.

Mendapat informasi temuan tersebut, polisi langsung datang untuk mengamankan lokasi guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dengan memasangkan garis pembatas (police line).

Hingga kini, pihaknya pun masih menunggu Tim Jibom Sat Brimob tiba ke lokasi untuk mengevakuasi benda yang diduga bom rakitan tersebut.

“Benda itu berukuran 30 sentimeter terbuat dari pipa besi dan terdapat kabel, diduga peninggalan masa konflik,” tutup Kapolsek.[]