HUJAN dengan intensitas tinggi menyebabkan banjir dan longsor di sejumlah gampong, di Kabupaten Aceh Selatan, sejak pukul 08.00 WIB, Sabtu, 9 Januari 2021. Sebanyak 242 rumah tergenang air setinggi 20 hingga 150 centimeter.

“Tanggul sungai di Desa Lawe Sawah rusak berat,” ujar petugas Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Haslinda Juwita, Minggu, 10 Januari 2021 dinihari.

Desa Lawe Sawah Kecamatan Kluet Timur menjadi gampong terparah terendam air pada bencana akhir pekan ini di Aceh Selatan. Ketinggian air di Lawe Sawah mencapai 150 centimeter.

Sementara desa lain yang mengalami banjir sejak Sabtu pagi adalah Gampong Kapa Sesak, Gampong Jambo Dalem, dan Gampong Seuneubok Punto di Kecamatan Trumon Timur.

Selanjutnya Gampong Teungoh, Gampong Ladang Rimba, dan Gampong Pulo Paya di Kecamatan Trumon Tengah juga digenangi air.

Gampong Lawe Cimanok yang berada di Kecamatan Kluet Timur juga tak luput dari banjir akibat hujan deras Sabtu pagi. Banjir setinggi 100 centimeter juga menggenangi Gampong Krueng Batu di Kecamatan Kluet Utara.



Selain banjir, curah hujan tinggi di kawasan itu juga memicu longsor di Gampong Gunung Pudung. Akibatnya ruas badan jalan sepanjang kurang lebih 25 meter tertutup material.

Hingga pukul 05.28 WIB pada Minggu, 10 Januari 2021, tercatat sebanyak 180 unit rumah warga Lawe Cimanok terendam air. Banjir juga merendam 62 unit rumah warga Krueng Batu. Sementara untuk desa lainnya masih dalam pendataan petugas.

Sebanyak 1.368 jiwa menjadi korban terdampak dalam banjir akhir pekan di Aceh Selatan kali ini.

“Kondisi terakhir air sudah surut total di Desa Jambo Dalam dan Desa Seuneubok Punto. Sementara kondisi desa-desa lainnya masih tergenang,” kata Haslinda.[]