BANJIR bandang yang melanda Langsa mengakibatkan 10 unit rumah warga Lengkong rusak, Kamis, 28 Januari 2021 dinihari. Banjir bandang itu diduga berasal dari parit PTPN I Kebun Baru usai curah hujan tinggi melanda kawasan tersebut.

“Tingginya curah hujan di kawasan Kota Langsa menyebabkan banjir dengan ketinggian air 50-80 Centimeter,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Ilyas, Kamis petang.

Sebanyak 10 unit rumah warga yang terdampak banjir bandang tersebut satu diantaranya rusak berat. Sementara dua unit rumah rusak sedang dan sisanya rusak ringan.

“Korban terdampak Dusun Rukun 30 KK/120 Jiwa dan Dusun Mulia 140 KK/280 Jiwa,” kata Ilyas.

Aparat gabungan yang terdiri dari personel TNI dan Polri langsung diterjunkan ke lokasi untuk membantu membantu warga yang terdampak banjir bandang pada Kamis pagi. Banyak sampah dan kayu berserakan, rumah warga pun masih dipenuhi lumpur.

“Aparat Polsek Langsa Barat, anggota Koramil Langsa Barat, personil Brimob Aramia bersama warga membersihkan rumah-rumah yang masih terendam lumpur,” kata Kapolres Langsa AKBP Agung Kanigoro Nusantoro seperti dilansir Tribrata News, Kamis pagi.

Selain membantu pembersihan rumah-rumah penduduk, aparat gabungan TNI-Polri juga menyalurkan bantuan seperti beras, mie instan, minyak makan, kecap, saus, air mineral, roti, dan telur untuk warga.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam musibah yang melanda Langsa kali ini. Hingga petang tadi, air pun dilaporkan telah surut. “Air sudah surut dan kondisi sudah normal,” kata Kepala BPBA Ilyas.[]