Ilustrasi

PEMERINTAH mulai bersiap-siap menyalurkan vaksin kepada masyarakat guna mencegah penularan virus corona (Covid-19) di Indonesia. Sedikitnya 1,2 juta dosis vaksin telah tiba di Indonesia sepekan lalu, dan 1,8 juta vaksin siap suntik lainnya dijadwalkan masuk pada Januari 2021 mendatang.

Hingga saat ini, pemerintah melalui Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) mulai mengkaji vaksin untuk tersebut agar dapat dikeluarkan izin edar darurat. Selain itu, pemerintah juga sedang meneliti kehalalan vaksin untuk dapat dipergunakan bagi masyarakat Indonesia yang mayoritas Muslim.

Presiden RI, Joko Widodo, menyebutkan dibutuhkan waktu tiga hingga empat pekan bagi BPOM untuk dapat mengkaji vaksin tersebut.

Selain mendatangkan vaksin sebanyak 3 juta dosis tersebut, Indonesia juga memborong 45 juta dosis bahan baku curah untuk pembuatan vaksin Covid-19.

Lantas bagaimana persiapan pemerintah Aceh terkait kedatangan vaksin Covid-19 tersebut?

Kepala Dinas Kesehatan Aceh, dr Hanif, mengatakan pihaknya belum mendapat petunjuk bagaimana proses penyaluran vaksin ke daerah tersebut. Dia mengaku pihaknya juga belum mengetahui jumlah total vaksin yang diberikan pemerintah pusat untuk Aceh.

“Belum ada petunjuk, semua masih di Pusat. Juknis (juga) belum ada,” ungkap dr Hanif, menjawab SumateraPost.com, Kamis, 17 Desember 2020.

Hal senada disampaikan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Aceh, dr Safrizal Rahman. Kepada Sumaterapost.com, dr Safrizal mengaku pihaknya masih menunggu rekomendasi BPOM terkait keamanan dan kehalalan vaksin yang bakal diberikan kepada masyarakat Aceh tersebut.

“Saat ini kita masih menunggu rekomendasi balai POM, terkait keamanan dan halal tidaknya (vaksin),” katanya.

Menurut dr Safrizal, Indonesia sudah memiliki tiga juta stok vaksin Covid-19 yang pola distribusinya masih menunggu arahan dari Pusat. “Jadi kita masih menunggu regulasi pemerintah pusat tentang distribusinya,” kata dr Safrizal.

Merujuk kepada Surat Keputusan Menteri Kesehatan Nomor H.K.01.07/Menkes/9860/2020 tentang Penetapan Jenis Vaksin untuk Pelaksanaan Vaksinasi Corona Virus Disease (Covid-19), terdapat enam jenis vaksin yang diperbolehkan beredar di Indonesia. Vaksin tersebut diproduksi oleh PT Bio Farma (Persero), vaksin Astra Zeneca, vaksin China National Pharmaceutical Group Corporation (Sinopharm), vaksin Moderna, vaksin Pfizer Inc and BioNTech, dan Sinovac Biotech Ltd.[]