Waled Nu yang bernama asli Tgk H Nuruzzari Yahya bersama Tgk Faisal Ali atau akrab disapa Lem Faisal, kembali dipercaya memimpin Rais Syuriah dan Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Aceh periode 2020-2025 | Foto: Istimewa

WALED Nu yang bernama asli Tgk H Nuruzzari Yahya bersama Tgk Faisal Ali atau akrab disapa Lem Faisal, kembali dipercaya memimpin Rais Syuriah dan Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Aceh periode 2020-2025. Penetapan itu merupakan hasil Konferensi Wilayah ke 14 NU yang dihelat di Hotel Grand Aceh Syariah, Banda Aceh, Sabtu, 26 Desember 2020.

“Memutuskan, meminta KH Nuruzzahri Yahya dan Tgk Faisal Ali untuk kembali memimpin Nahdlatul Ulama Aceh Periode 2020-2025,” ujar Tgk Asnawi Ali saat membacakan keputusan Konferwil kemarin.

Konferensi warga Nahdiyin ini dibuka langsung oleh Gubernur Aceh, Nova Iriansyah pada Jumat, 25 Desember 2020 malam. Dalam sambutannya, Nova turut mengapresiasi peran organisasi NU dalam mendukung dan mengawal pelaksanaan Syariat Islam di Aceh.

“Ketika syariat Islam di Aceh banyak mendapat kritikan kaum moderat, ulama NU berdiri di barisan terdepan mengawal tegaknya syariat Islam itu,” kata Nova.

Nova dalam pembukaan Konferwil tersebut juga mengapresiasi semangat toleransi yang dimiliki NU. Hal ini pula yang membuat peran NU di lapangan menurut Nova, semakin menguat sehingga peran organisasi tersebut terasa sangat penting bagi Aceh.

Untuk itu, Nova berharap para tokoh NU yang hadir pada kesempatan tersebut tidak hanya fokus membahas pemilihan pengurus saja, tetapi juga berkenan memberi pandangan tentang kegiatan Islam di daerah Aceh.

“Apapun saran dan pandangan ulama NU itu pasti akan menjadi perhatian kami, karena kami percaya, pemikiran NU selalu mengedepankan kepentingan bangsa. Dan mudah-mudahan, melalui konferensi ini, selain NU Aceh bisa memperkuat semangat kaderisasinya, juga dapat menelurkan semangat baru untuk memperkuat syariat Islam di daerah ini. Dengan demikian, Aceh senantiasa siap menjadi pengawal bagi tegaknya semangat Islam di Indonesia,” pungkas Gubernur Nova.[]