Ilustrasi | Foto: Okezone

ADA yang berbeda dari pelaksanaan Konferensi Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) Aceh di Banda Aceh tahun ini. Dilaksanakan pada 25-27 Desember 2020 mendatang, Konferwil ke XIV ini bakal menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan corona virus disease atau Covid-19.

“Benar, kegiatan konferensi wilayah kali ini agak berbeda dari sebelumnya, semua peserta dan panitia acara wajib menerapkan protokol kesehatan seperti mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak,” ujar Ketua Organizer Ceremony (OC) Konferwil PWNU Aceh, Iskandar Zulkarnaen, Minggu, 20 Desember 2020 malam.

Selain itu kata Iskandar, peserta dan panitia juga wajib mengecek suhu tubuh serta menggunakan hand sanitizer ketika mengikuti kegiatan tersebut.

Dia mengatakan kegiatan yang dilaksanakan selama lima tahun sekali tersebut akan diikuti oleh 80 orang. Mereka berasal dari pengurus cabang NU se-Aceh Rais Syuriah, ketua dan sekretaris tanfiziyah, Banom dan Lembaga NU.

Selain memilih pengurus baru, Iskandar mengharapkan Konferwil PWNU kali ini turut menghasilkan sejumlah rekomendasi yang akan diberikan kepada Pemerintah Aceh.

“Sejumlah persiapan saat ini terus dilakukan oleh panitia pelaksana. Konferwil kali ini rencananya dibuka oleh Gubernur Aceh Nova Iriansyah,” tambah Iskandar.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PWNU Aceh, Tgk Faisal Ali atau akrab disapa Lem Faisal mengatakan, Konferwil kali ini juga dapat menjadi ajang silaturahmi bagi warga nahdiyin di Aceh. Dengan pertemuan tersebut, menurut Lem Faisal, warga nahdiyin dapat menyatukan pikiran dan berbagi pengetahuan dengan isu-isu terkini yang berkembang di Aceh.

“Saya berharap kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, agar dapat terlaksana dengan sukses dan berjalan lancar,” pungkas Lem Faisal.[]