Pengungsi Rohingya dikumpulkan di sebuah cafe, di kawasan pantai Ujong Blang, Lhokseumawe | Foto: Dok Istimewa

SEBANYAK 295 pengungsi Rohingya kembali mendarat di Aceh, tepatnya di Pantai Ujong Blang, Lhokseumawe, Senin, 7 September 2020 sekira pukul 01.00 WIB. Ini merupakan kedatangan kedua kalinya imigran asal Myanmar kurun waktu tiga bulan terakhir.

Kedatangan ratusan imigran Rohingya ini sempat dilihat oleh para nelayan Aceh di dekat bibir pantai. Informasi yang disampaikan ke awak media, kapal yang mengangkut para imigran itu bergerak dengan kecepatan tinggi dan sempat dikejar karena terlihat asing.

Para pengungsi itu langsung berhamburan dan berlarian meninggalkan kapal ketika mencapai pantai Ujong Blang. Di antara mereka bahkan langsung kabur ke perkampungan dan ada yang lari hingga Gampong Paloh.

Masyarakat setempat yang melihat hal ini lantas melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek dan Koramil setempat. Petugas bersama warga lantas mengumpulkan para pengungsi ini di satu tempat, di kawasan pantai, untuk pendataan.

“Informasi awal, laki-laki dewasa 100 orang. Perempuan dewasa 181 orang, dan anak-anak 14 orang. Total semua 295 orang. Sampai di tepi pantai Ujong Blang sekitar pukul 01.00 WIB dinihari. Asal mereka ada yang sebagian dari Bangladesh dan sebagian dari Myanmar,” kata Sekjen Panglima Laot, Miftach Cut Adek, Senin siang.

Belum ada informasi resmi tentang rencana relokasi terhadap para pengungsi tersebut dari otoritas terkait. Pemerintah Kota Lhokseumawe pun diinformasikan sedang menggelar rapat terkait kedatangan para “tamu” yang tiba dinihari tadi.[]