WARNA areal persawahan warga Aceh Besar kini sudah bersalin rupa dari hijau menjadi kuning. Perubahan itu menandakan musim panen di kawasan tersebut telah tiba.

Di kawasan Indrapuri, beberapa pemilik lahan mengerahkan mesin pemotong padi untuk memanen sawah mereka. Sementara di kawasan Blangbintang, kabupaten yang sama di Aceh Besar, masih mengandalkan tenaga manusia untuk menyabet setumpuk demi setumpuk tangkai padi.

Data Dinas Pertanian Aceh Besar menyebutkan luas lahan, di 23 kecamatan, di kawasan tersebut pada tahun 2014 mencapai 30.421 hektare. Namun jumlah itu terus menyusut saban tahunnya karena gencarnya pembangunan daerah. Banyak persawahan warga kini berubah menjadi areal pertokoan dan pemukiman penduduk. Ada juga areal sawah yang disulap menjadi kompleks kantor oleh pemilik tanah.

Kondisi ini tentu saja sangat mengkhawatirkan bagi ketahanan pangan di Aceh. Apalagi Aceh Besar merupakan lumbung padi daerah yang pada tahun 2014 mampu menghasilkan 6,5 ton gabah kala panen raya. Tentu saja jumlah itu terus menyusut seiring hilangnya areal persawahan warga.

Foto diabadikan di lokasi dan waktu terpisah oleh Boy Nashruddin Agus untuk SumateraPost.com.[]