DAGING kambing menjadi salah satu menu kuliner andalan di Nusantara. Berbagai resep dengan bahan mentah daging kambing pun sering diolah menjadi santapan lezat. Sebut saja di antaranya seperti sate, kari kambing, dan makanan menu daging lainnya.

Namun, sebagian orang tak menyukai kuliner berbahan baku daging kambing karena cenderung alot dan beraroma kurang sedap. Hal tersebut dikarenakan banyak orang tidak paham bagaimana mengolah daging kambing dengan baik, menjadi hidangan yang lembut dan tidak berbau.

Akun Instagram @tipsdapur membagikan tips agar daging kambing olahan rumah dapat bermanfaat buatmu. Tips tersebut juga dirasa mumpuni untuk menghilangkan bau dan tetap bisa dinikmati.

Berikut tips-nya:

Pilih daging yang masih segar

Pastikan daging kambing yang diolah masih segar, berwarna merah, dan lengket jika dipegang.

Buang lemak/gajih

Saat akan memasak, pastikan lemak atau gajih diirsi dan dibuang terlebih dahulu. Sebab sebagian besar bau yang menyengat dari kambing berasal dari lemak tersebut.

Hindari mencuci daging

Daging kambing tidak boleh dicuci karena tekstur daging akan menjadi lebih alot dan aroma tak sedap semakin merebak. Sebaiknya langsung saja rebus daging tersebut. Buang air rebusan lalu olah daging seperti biasa.

Rebus daging dengan rempah-rempah

Jikapun kamu hendak mencuci daging terlebih dahulu karena khawatir dengan bakteri, @tipsdapur menganjurkan agar daging itu diberi campuran rempah-rempah saat direbus. Rempah-rempah yang dimaksud seperti daun jeruk, jahe, serai, dan kemangi. Rempah-rempah ini berfungsi untuk menghilangkan bau tak sedap.

Taburi garam/jeruk

Untuk mentralisir aroma amis yang timbul dari daging kambing, sebaiknya kamu memberinya sedikit garam di seluruh daging. Selain itu, lumuri daging dengan menggunakan jeruk nipis agar menjadi lebih empuk, serta membunuh bakteri dan kuman.

Bungkus dengan daun pepaya

Kamu juga diharuskan membungkus daging kambing menggunakan daun pepaya setelah proses netralisir. Daun pepaya itu juga berfungsi untuk membuat daging kambing lebih empuk.(*)