Sandiaga Salahuddin Uno | Foto: Tempo.co

PRESIDEN RI Joko Widodo atau dikenal Jokowi baru saja merombak kabinet Indonesia Maju untuk kesekian kalinya. Ada enam menteri dan lima wakil menteri yang dilantik pada Rabu, 23 Desember 2020 pagi. Di antara mereka itulah tersebut nama Sandiaga Salahuddin Uno alias Sandiaga Uno, mantan rival Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019.

Sandiaga Uno didaulat menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam Kabinet Indonesia Maju pada hari ini. Banyak yang mempertanyakan keputusan Sandi menerima tawaran Jokowi. Terlebih Sandi pernah menegaskan sikap akan berada di luar pemerintahan ketika Prabowo diampu menjadi Menhan.

“Oposisi itu betul-betul dibutuhkan. Dan saya sangat betul-betul terhormat dapat kesempatan untuk menjadi oposisi dan terus mengontrol mengawasi kinerja pemerintah memberikan masukan,” ujar Sandiaga Uno di Kemang Village, Jakarta pada Sabtu, 13 Juli 2019.

Lantas apa yang menyebabkan Sandi berbalik hati?

Dilansir tempo.co, Rabu, 23 Desember 2020, Sandi mengungkapkan alasannya kenapa mau menjadi menteri di Kabinet Indonesia Maju. Sandi mengaku kondisi Covid-19 menjadi alasannya.

“Covid-19 ini adalah game changer. Covid-19 ini mengubah segalanya. Terutama ketika dua minggu terakhir saya bertafakur, tadabur, berkontemplasi, bahwa kita semua akhirnya harus bersatu padu,” ujar Sandi di Kompleks Istana Negara, Jakarta.

Dalam situasi pandemi seperti ini, ujar Sandi, semua anak bangsa harus memberi kontribusi dan sumbangsih pada bangsa dan negara. “Singkirkan kepentingan-kepentingan pribadi, politik, atau golongan. Semua kita lakukan demi kepentingan bangsa dan negara. Dan jika negara memanggil, pada saat inilah menurut saya tangggungjawab ada di pundak masing-masing dari kita,” ujarnya.[]