SUMATERA merupakan salah satu pulau yang berada di wilayah Ring of Fire alias Cincin Api. Hal ini pula yang membuat pulau terbesar kedua di Indonesia ini “menancap” belasan gunung api. Dari Jaboi di Sabang hingga Krakatau di Lampung.

Belasan gunung api itu membuat Sumatra menjadi daratan kepulauan yang subur. Hal inilah yang memantik minat SumateraPost.com untuk merangkum gunung api di Sumatra untuk pembaca:

Gunung Api Jaboi

Gunung berapi ini berada di Gampong Jaboi, Sabang, Provinsi Aceh. Menurut penuturan warga sekitar, kata Sabang sendiri berasal dari Shabag dalam bahasa Arab yang berarti gunung meletus.

Gunung Jaboi saat ini dimanfaatkan sebagai salah satu tujuan wisata, yang lokasi wisatanya berada di ketinggian antara 100 mdpl hingga 200 mdpl.

Para pengunjung yang mendatangi lokasi tersebut akan disambut dengan bau menyengat. Informasi menyebutkan bau menyengat ini muncul dari aktivitas kawah Jaboi yang mengeluarkan zat serupa Co2, So2, HCl dan sebagainya.

Di kawasan Jaboi juga terdapat wisata pemandian air panas. Kolam ini kerap dipergunakan untuk terapi penyakit kulit. Berdasarkan penelitian, air panas yang ada di gunung ini mengandung asam sulfat, asam bikarbonat, serta sulfur.

Pemandangan di lokasi Gunung Jaboi terbilang unik lantaran didominasi latar putih. Berbagai bebatuan yang berwarna putih juga akan menghiasi pemandangan yang ada di sekitar lokasi. Tidak ada pohon rindang di kawasan lantaran mati terkena uap panas serta belerang di sekitar vulkano Jaboi.

Gunung Seulawah Agam menjadi lanskap Aceh sejak masa lalu | Foto: infobandaaceh

Gunung Seulawah Agam

Puncaknya menjulang ke angkasa. Serasa menyentuh mega dan acapkali diselimuti kabut. Namanya Seulawah Agam. Gunung ini berada di kawasan Seulimum, Aceh Besar, provinsi Aceh. Secara geografis, koordinat Seulawah Agam berada di 95° 39‘ 20” Bujur Timur dan 05° 26′ 50” Lintang Utara. Gunung api ini memiliki dua kawah, yaitu Kawah Heutz di utara dan Kawah Cempaga di selatan.

Puncak “Paku Bumi” Seulawah Agam berada di ketinggian 1.800 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Sejak dulu, Seulawah Agam menjadi lanskap kawasan Aceh. Keberadaan gunung ini bahkan telah masuk dalam pemetaan masa lalu yang memisahkan kawasan Aceh Darussalam dengan wilayah Pedir.

Gunung api ini terakhir kali meletus pada tahun 1975.

Gunung Peut Sagoe

Gunung Peut Sagoe masuk dalam data gunung api aktif tipe Strato di Sumatera. Aktivitas gunung ini tercatat sejak 1918 dan pernah mengepulkan asap pada 25 September 1919.

Numan van Padang pernah mencatat aktivitas vulkaning Gunung Peut Sagoe pada Desember 1924. Sementara pada 10 Februari 1979, Pemerintah Kabupaten Pidie pernah melaporkan adanya semburan api dan suara gemuruh dari puncak gunung api Peut Sagoe.

Secara geografis, gunung api ini berada di 40° 55,5′ LU dan 960° 20′ BT. Secara administratif gunung ini masuk dalam wilayah Kabupaten Pidie.

Gunung Peut Sagoe memiliki empat puncak gunung api, yang tiga diantaranya terletak pada garis lurus berarah utara hingga selatan. Puncak tertinggi berada di selatan dengan ketinggian mencapai 2.780 mdpl.

Bur Ni Telong

Gunung ini berada di kawasan Bener Meriah. Ketinggian puncaknya mencapai 2.624 meter di atas permukaan laut dan masuk dalam 10 gunung tertinggi di Aceh.

Berdasarkan geografis gunung ini berada di koordinat 4° 38’47 – 4° 88’32 LU dan 96° 44’42-96° 55’03 BT.

Bur Ni Telong dapat ditempuh dari ibu kota Bener Meriah, Simpang Tiga Redelong dengan jarak lebih sekitar 16 kilometer.

Di puncak Bur Ni Telong ini terdapat bunga Edelweis yang dikenal sebagai salah satu jenis bunga langka. Di kawasan ini juga tumbuh Kantung Semar (Nephentes spp) yang indah dan eksotis.

Terdapat 11 jenis burung endemik Sumatra dan 51 jenis burung non-endemik di Bur Ni Telong. Selain itu, keindahan alam di sekitar kawasan juga dapat dinikmati ketika berada di puncak Bur Ni Telong.

Gunung Sibayak

Gunung Sibayak adalah sebuah gunung di Kabupaten Karo, Sumatra Utara. Orang suku Karo menyebut gunung Sibayak dengan sebutuan “gunung Raja”.

Gunung Sibayak merupakan gunung berapi dan meletus terakhir tahun 1881. Gunung ini berada di sekitar 50 kilometer barat daya Kota Medan. Ketinggian puncak gunung ini mencapai 2.212 meter di atas permukaan laut.

Secara geografis gunung ini berada di 3° 12’0″ Lintang Utara dan 98° 31’0″ Bujur Timur. Dalam data gunung api diketahui status Sibayak adalah statovolcano.

Sekarang Gunung Sibayak banyak dikunjungi karena akses menuju gunung sibayak banyak mulai Sibayak 1 dan Sibayak 2.

Setiap 17 Agustus di Gunung Sibayak diadakan upacara rutin serta lomba panjat pinang seluruh pencinta alam dari berbagai macam dan berbagai penjuru.

Gunung Sinabung

Nama Sinabung tidak terasa asing bagi penduduk Sumatra. Terlebih pada 27 Agustus 2010 lalu, gunung ini pernah mengeluarkan asap dan abu vulkanis.

Paku Bumi yang berada di Dataran Tinggi Karo, Kabupaten Karo Sumatera Utara yang memiliki ketinggian 2.451 mdpl ini telah beberapa kali meletus dalam satu dekade terakhir. Teranyar pada Minggu, 9 Juni 2019 sekitar pukul 16.28 WIB.

Selain itu, Sumatra masih memiliki puluhan gunung lain yang menjadi lanskap masing-masing daerah. Di antara puluhan gunung itu ada yang masuk sebagai gunung api aktif dan juga gunung biasa.

Berikut puluhan gunung yang ada di Pulau Sumatra berdasarkan penelusuran SumateraPost.com:

  • Gunung Bandahara, Aceh (3.030 m)
  • Gunung Geureudong, Aceh (2.885 m)
  • Gunung Kembar, Aceh (….. m)
  • Gunung Leuser, Aceh (3.404 m)
  • Gunung Perkison, Aceh (2.828 m)
  • Gunung Sibuaten, Sumatra Utara (2.457 m)
  • Gunung Sihapuabu, Sumatra Utara (….. m)
  • Gunung Sorik Marapi, Sumatra Utara (2.145 m)
  • Gunung Djadi, Riau (1.100 m)
  • Gunung Ambun, Sumatra Barat (2.060 m)
  • Gunung Cermin, Sumatra Barat (….. m)
  • Gunung Kelabu, Sumatra Barat (2.179 m)
  • Gunung Kerinci, Sumatra Barat dan Jambi (3.805 m)
  • Gunung Mande Rabiah, Sumatra Barat (2.430 m)
  • Gunung Marapi, Sumatra Barat (2.891 m)
  • Gunung Pasaman, Sumatra Barat (2.190 m)
  • Gunung Rasan, Sumatra Barat (2.039 m)
  • Gunung Sago, Sumatra Barat (2.261 m)
  • Gunung Singgalang, Sumatra Barat (2.877 m)
  • Gunung Talamau, Sumatra Barat (2.913 m)
  • Gunung Talang, Sumatra Barat (2.572 m)
  • Gunung Tambin, Sumatra Barat (2.271 m)
  • Gunung Tandikat, Sumatra Barat (2.438 m)
  • Gunung Dempo, Sumatra Selatan (3.159 m)
  • Gunung Seblat, Bengkulu (2.383 m)
  • Gunung Daik, Kepulauan Riau (1.165 m)
  • Gunung Jantan, Kepulauan Riau (700 m)
  • Gunung Ranai, Kepulauan Riau (1.035 m)
  • Gunung Betung, Lampung (….. m)
  • Gunung Krakatau, Lampung (0.813 m)
  • Gunung Pesagi, Lampung (2.262 m)
  • Gunung Pesawaran, Lampung (….. m)
  • Gunung Rajabasa, Lampung (1.281 m)
  • Gunung Seminung, Lampung (1.881 m)
  • Gunung Tanggamus, Lampung (2.102 m)
  • Gunung Pusuk Buhit.[]