OBJEK wisata Ie Seuum itu berada di kawasan Krueng Raya, Aceh Besar. Lokasinya terpaut 35 Kilometer dari Kota Banda Aceh. Letak tepatnya berada di kaki Gunung Seulawah, salah satu gunung api aktif yang ada di Sumatra.

Rabu, 26 Agustus 2020 siang, lokasi wisata Ie Seuum Krueng Raya terlihat ramai. Ada beberapa wisatawan lokal yang datang ke sini untuk sekadar berendam di kolam air panas. Tujuan mereka beragam. Ada yang berniat menyembuhkan penyakit kulit. Ada juga yang sekadar menormalkan otot-otot yang kaku dan sebagai terapi ketenangan.

Pengunjung tak pernah sepi datang ke kolam Ie Seuum Krueng Raya Aceh Besar meski di tengah pandemi | Foto: SumateraPost/Boy Nashruddin Agus

Pandemi Virus Corona yang melanda seantero negeri seakan tidak berwujud di kolam air panas ini. Hal tersebut terlihat dari tamu yang datang berkunjung ke lokasi saban hari. Kondisi ini juga diakui Fatimah, salah satu warga setempat yang menyodorkan tiket masuk ke kawasan wisata Ie Seuum tersebut.

Pengunjung beristirahat di jambo-jambo yang ada di kawasan wisata Ie Seuum Krueng Raya | Foto: SumateraPost/Boy Nashruddin Agus

“Setiap hari ada saja yang datang. Biasanya ramai waktu pagi atau sore. Ada juga yang berendam di kolam saat malam, tetapi khusus untuk kaum pria,” ujar Fatimah, dalam bahasa Aceh khas pesisir.

Setiap pengunjung yang datang ke lokasi diganjar biaya tiket sebesar Rp5 ribu. Harga yang sama juga ditagih ketika para tamu hendak merasakan sensasi kolam air panas yang ada di sana.

Pengunjung tak pernah sepi datang ke kolam Ie Seuum Krueng Raya Aceh Besar meski di tengah pandemi | Foto: SumateraPost/Boy Nashruddin Agus

Di lokasi ini terdapat tiga kolam permanen khusus untuk anak-anak, dan sisanya untuk kaum Adam dan Hawa. Fasilitas di kawasan pemandian air panas Ie Seuum juga dilengkapi dengan satu unit mushala dan fasilitas MCK.

Balai beratap rumbia dibangun khusus untuk wisatawan yang datang ke lokasi pemandian air panas di Krueng Raya | Foto: SumateraPost/Boy Nashruddin Agus

Belasan jambo (balai) beratap rumbia juga dapat ditemui dengan mudah di lokasi ini. Jambo-jambo itu dibangun khusus untuk wisatawan yang hendak rehat sejenak, sebelum merasakan kolam pemandian air panas di lokasi.

Tak hanya itu, di kawasan wisata tersebut juga terlihat beberapa pedagang yang menjajakan makanan ringan untuk para pengunjung.[]