Menteri Kesehatan Turki Fahrettin Koca saat menjenguk pasien korban gempa di Izmir Turki | Foto: Anadolu Agency

SEBANYAK 999 pasien korban gempa bumi yang terluka di Turki pekan lalu kini sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Kabar tersebut disampaikan oleh Menteri Kesahatan Turki, Fahrettin Koca, Kamis, 5 November 2020 kemarin.

Hingga saat ini, terdapat 36 pasien yang masih dirawat. Dari jumlah itu, sebanyak tujuh di antaranya harus mendapat penanganan intensif dari medis dan lima lainnya dalam kondisi kritis.

Koca mengatakan, 114 orang dilaporkan tewas akibat gempa yang melanda Kota Izmir. Sebanyak 107 orang disebutkan tewas akibat tertimpa puing dan tujuh lainnya meninggal di rumah sakit.

Koca yang sempat mengunjungi pasien di rumah sakit juga mengatakan bayi dan anak-anak yang selamat dari reruntuhan kini telah pulih. Mereka juga dikatakan tidak memiliki masalah kesehatan yang serius.

Sebelumnya diberitakan, gempa berkekuatan 7,0 versi USGS dan 6,6 versi AFAD, melanda Laut Aegea pada Jumat, 30 Oktober 2020 lalu. Gempa itu mengakibatkan guncangan kuat di sebagian kawasan Turki, Yunani dan juga Bulgaria.

Izmir di Turki dan Pulau Samos di Yunani menjadi daerah terparah akibat guncangan gempa itu. Puluhan bangunan dilaporkan ambruk dan air laut sempat membanjiri jalanan di kota tersebut.[]