Ilustrasi foto Liputan6

KENDATI zaman sudah serba digital, akan tetapi keberadaan buku tetap tidak tergantikan. Meskipun sekarang sudah ada buku versi online yang dikemas dalam e-book, tapi belum mampu membuat mata nyaman seperti membaca buku berbahan kertas.

Namun, buku memiliki kelemahan. Dibuat dari susunan kertas, buku mudah diserang rayap dan kertasnya rawan menguning. Para pemilik tentu harus menjaga buku-buku itu agar tidak mudah rusak. Lantas bagaimana caranya?

Berdasarkan penelusuran singkat yang dilakukan SumateraPost.com, ada beberapa tips agar buku dapat terjaga dengan baik.

Pertama, menyimpan buku di tempat yang kering.

Rayap merupakan hama utama yang dapat menyerang buku apabila diletakkan di tempat yang lembab. Selain itu, suhu lembab juga memudahkan jamur tumbuh di lembaran-lembaran kertas dan akan membuat buku rusak.

Jika buku-buku tersebut terlanjur ditempatkan di lokasi lembab, pastikan mengakalinya dengan menempelkan gel silika di rak buku. Gel ini akan menyerap kelembaban yang ada sehingga buku tetap aman dari rayap, dan juga jamur.

Cara kedua adalah menaruh buku di tempat yang dingin. Suhu dingin membuat rayap tidak dapat berkembang biak. Suhu dingin juga memperlambat kertas buku menjadi kuning.

Cara selanjutnya adalah menjauhi buku dari sinar matahari langsung. Sinar ultraviolet yang dihasilkan cahaya matahari akan membuat kertas menjadi lebih rapuh. Sinar matahari juga membuat kertas mudah sobek dan memicu percepatan perubahan warna kertas.

Bungkus buku-buku di pustaka pribadi anda dengan plastik.

Berdasarkan riset diketahui, salah satu faktor pemicu perubahan warna kertas menjadi kekuningan disebabkan adanya proses oksidasi, saat kertas bersentuhan dengan oksigen di udara. Ini merupakan proses alami yang dapat diperlambat dengan berbagai cara, salah satunya membungkus buku dengan plastik.

Plastik akan meminimalisir oksigen yang bersentuhan dengan kertas. Dengan adanya plastik, proses oksidasi pun melambat dan buku akan lebih tahan lama.

Untuk memaksimalkan perawatan, pastikan juga tidak banyak udara yang masuk saat membungkus buku dengan plastik.

Cara lain agar buku di pustaka pribadi lebih terawat adalah dengan menyimpannya dalam posisi berdiri.

Posisi buku yang berdiri dapat meminimalisir sirkulasi oksigen di antara buku. Kertas buku pun lebih awet dan tidak cepat menguning. Selain itu, posisi ini juga menjauhkan buku dari kelembapan.[]